Launching Open Ceremony Relawan Pajak 2026: Sekolah Vokasi UNDIP Tunjukkan Komitmen Pelayanan Publik dan Inovasi Mahasiswa

Semarang, 6 Februari 2026 – Program Studi Akuntansi Perpajakan, Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (UNDIP) resmi menyelenggarakan acara Opening Ceremony Relawan Pajak Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan acara launching aplikasi CoreVTC. Kegiatan ini berlangsung di Meeting Room Lantai 4, Gedung Dekanat Sekolah Vokasi UNDIP Kampus Tembalang, dan menjadi momentum dimulainya layanan pelaporan pajak oleh Relawan Pajak Sekolah Vokasi UNDIP bagi dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan UNDIP, serta masyarakat sekitar kampus.

Dalam sambutannya, Dekan Sekolah Vokasi UNDIP, Prof. Dr. Ir. Budiyono, M.Si., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas kesiapan serta komitmen yang ditunjukkan oleh para Relawan Pajak. Ia menegaskan bahwa peran relawan pajak tidak terbatas pada membantu aspek administratif pelaporan pajak, tetapi juga mencerminkan wujud nyata pelayanan negara yang hadir di lingkungan perguruan tinggi.

“Relawan Pajak merupakan representasi pelayanan publik negara di UNDIP. Oleh karena itu, integritas, profesionalisme, dan empati harus senantiasa dijaga dalam setiap bentuk layanan,” tegas Dekan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro.

Lebih lanjut, Prof Budiyono menekankan bahwa pembentukan karakter menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan empati harus diinternalisasi oleh mahasiswa dalam mendampingi wajib pajak. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik, seperti project-based learning, problem-based learning, dan case study learning, yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung dalam menghadapi permasalahan perpajakan di lapangan. Ia menambahkan bahwa pengalaman tersebut akan memberikan manfaat jangka panjang, baik selama masa studi maupun setelah mahasiswa memasuki dunia kerja.

Rangkaian acara puncak opening ceremony ditandai dengan pengukuhan Relawan Pajak Tahun 2026 oleh pimpinan fakultas bersama Ketua Program Studi Akuntansi Perpajakan. Prosesi ini menjadi simbol dimulainya keterlibatan aktif mahasiswa dalam mendukung kegiatan edukasi dan pendampingan perpajakan bagi masyarakat. Kegiatan selanjutnya dilanjutkan dengan peluncuran resmi aplikasi simulasi “CoreVTC”, sebagai bagian dari upaya penguatan transformasi digital Vocational Tax Corner.

Aplikasi CoreVTC merupakan ekosistem perpajakan berbasis web application yang dikembangkan untuk menunjang pengelolaan kegiatan, edukasi, serta layanan perpajakan secara terintegrasi. Aplikasi ini dirancang oleh Muhammad Syauqal Afwika R, mahasiswa Program Studi Akuntansi Perpajakan Sekolah Vokasi UNDIP, sebagai wujud kontribusi inovatif mahasiswa dalam menghadirkan solusi teknologi di bidang perpajakan. Inovasi tersebut memperoleh apresiasi positif dari pimpinan dan peserta kegiatan karena dinilai mampu mendukung pembelajaran berbasis teknologi sekaligus memperkuat peran Teaching Factory Vocational Tax Corner (VTC) sebagai laboratorium layanan perpajakan yang adaptif dan inovatif.

Di sisi lain, Ketua Program Studi Akuntansi Perpajakan, Bapak Apip, S.E., M.Si., turut menyampaikan rasa bangganya atas prestasi mahasiswa serta antusiasme para relawan pajak. Menurutnya, penyelenggaraan Relawan Pajak dan pengembangan aplikasi CoreVTC menjadi bukti bahwa mahasiswa vokasi tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Hal ini menjadi kebanggaan bagi kami. Keberadaan Relawan Pajak dan inovasi mahasiswa seperti CoreVTC menunjukkan bahwa proses pembelajaran di Sekolah Vokasi memiliki dampak nyata dan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Bapak Apip.

Melalui kegiatan ini, Prodi Akuntansi Perpajakan Sekolah Vokasi UNDIP kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga marwah institusi melalui penyelenggaraan pelayanan publik yang profesional dan berintegritas. Relawan Pajak diharapkan dapat berperan sebagai garda terdepan dalam edukasi dan pendampingan perpajakan di lingkungan kampus maupun masyarakat sekitar, sekaligus menjadi contoh penerapan pembelajaran vokasional yang kontekstual dan berkelanjutan.